Mar 8, 2010

MELINJO

MELINJO (Latin: Gnetum gnemon L, Jawa: Melinjo)

Daun mudanya (disebut sebagai so dalam bahasa Jawa) digunakan sebagai bahan sayuran (misalnya pada sayur asem). "Bunga" (jantan maupun betina) dan bijinya yang masih kecil-kecil (pentil) maupun yang sudah masak dijadikan juga sebagai sayuran. Biji melinjo juga menjadi bahan baku emping.
Akhir-akhir ini, ilmuwan Jepang menemukan bahwa ternyata biji melinjo bukanlah penyebab dari penyakit `asam urat` yang selama ini ditakutkan oleh masyarakat luas.


biji melinjo yang bisa membuat kadar asam urat melonjak dan belakang kepala terasa berat itu punya kandungan antioksidan yang tinggi. "Aktivitas antioksidannya setara dengan vitamin C," kata Tri Agus Siswoyo, peneliti dari Universitas Jember.

Aktivitas antioksidan ini diperoleh dari konsentrasi protein tinggi, 9-10 persen dalam tiap biji melinjo. Protein utamanya didominasi jenis berukuran 30 kilo Dalton yang amat efektif untuk menghabisi radikal bebas, penyebab berbagai macam penyakit.

Potensi besar yang terkandung di dalam sebutir biji melinjo atau Gnetum gnemon itu membuat Tri yakin melinjo adalah sumber protein fungsional yang cocok untuk dijadikan sebagai suplemen makanan nutraceutical, substansi yang punya manfaat bagi kesehatan, termasuk mencegah dan mengobati penyakit. "Apalagi bijinya mudah diperoleh," kata pria kelahiran Banjarmasin itu. "Sayangnya, sampai sekarang belum ada studi tentang penggunaan protein biji melinjo sebagai sumber antioksidan."

Dosen di Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Jember itu menuturkan, jika pemanfaatan peptida antioksidan dari hidrolisis biji Gnetum gnemon ini berhasil, akan tersedia suplemen nutraceutical alami yang murah. "Bisa menggantikan suplemen lainnya," ujarnya.

efek antioksidan melinjo juga bisa diperoleh dengan memakan bijinya langsung tanpa proses isolasi yang berbelit. "Orang hanya belum tahu kalau melinjo punya fungsi antioksidan," kata Tri. "Yang diketahui baru kandungan purinnya tinggi dan bisa menyebabkan asam urat."

Kalau saja Taufik mengetahui manfaat melinjo yang bisa mengusir radikal bebas, pemicu kanker dan mempercepat penuaan, mungkin dia akan berubah pikiran dan kembali menikmati gurihnya biji pahit Gnetum gnemon

Khasiat lain Daun Melinjo untuk melancarkan proses persalinan, berikut cara pengolahan :
  1. Ambil beberapa lembar daun melinjo yang tidak terlalu tua juga
    tidak terlalu muda.
  2. Anda cuci hingga bersih, lalu diiris-iris seperti halnya irisan daun tembakau dengan arah irisan melintang.
  3. Setelah itu jemurtah dibawah sinar matahari hingga betul-betul kering.
  4. Bila akan digunakan, ambillah secukupnya dan seduhlah dengan  air panas seperti halnya membuat air teh.
  5. Minumlah air tersebut setiap hari 2 kali ketika usia kehamilan sudah mencapai 8 bulan lebih.


sumber referensi:
Artikel Tri Agus Siswoyo, peneliti dari Universitas Jember. (Tempo Interaktif)
Artikel Obat Kuno